Stroke di Usia Muda

Inilah 4 Alasan Anak Muda Terserang Stroke

Pada umumnya penyakit stroke di alami oleh lanjut usia yang telah memasuki umur 45 tahun. Namun, dewasa belakangan ini, penyakit tersebut bukan hanya diderita oleh mereka saja. Banyak kasus yang ditemukan dilapangan menunjukkan bahwa anak muda pun kapan pun dapat terserang penyakit mengerikan ini.

Seperti yang pernah terjadi tahun 2017 lalu, seorang pasien di RS dr Cipto Mangunkusumo, Jakarta, berusia 21 tahun dinyatakan lumpuh total akibat serangan stroke yang dialaminya.

Tentu saja kejadian tersebut begitu mengejutkan.

Lantas, apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi ?

1. Mengkonsumsi minuman beralkoohol

Minuman dengan kandungan kadar alkkohol akan memberikan pengaruh negatif bagi kesehatan tubuh, teruma pada organ hati dan merusak jaringan pembuluh darah secara perlahan lahan dikarenakan zat asam dari minuman tersebut.

Kerusakan jaringan pembuluh darah sangat berbahaya karena dapat menurunkan tingkat elastisitas pembuluh darah itu sendiri. Akibatnya jika tekanan darah terlalu tinggi, bukan tidak mungkin akan menimbulkan kebocoran bahkan pecahnya dinding pembuluh darah.

Seseorang yang aktif mengkonsumsi minuman keras juga memiliki resiko 4 kali lebih tinggi untuk menderita gangguan fungsi hati seperti terserang penyakit heptitis B.

2. Gaya hidup yang buruk

Meningkatnya angka penderita stroke di usia muda disebabkan oleh faktor gaya hidup. Selain faktor 1 di atas, beberapa hal lainnya yang dapat meningkatkan seseorang terserang stroke diantaranya seperti sering mengkonsumsi makanan tinggi garam, berkadar lemak tinggi, mengandung banyak kolesterol, merokok dan sebagainya.

3. Kolesterol tinggi

Seperti yang dilansir dari situs aoglamedia.com, usia muda pun bisa saja terserang kolesterol tinggi. Hal ini dikarenakan akibat dari faktor gaya hidup yang seringkali mengkonsumsi makanan berlemak, mengandung kolesterol dan makanan cepat saji.

Selain itu, jika seseorang memiliki riwayat penyakit dari salah satu anggota keluarga, orang tua, kakek atau nenek, maka ia pun memiliki peluang terkena kolesterol tinggi.

Tingginya kolesterol dalam datah akan menyebabkan penumpukan plak di sepanjang dinding pembuluh darah, tak terkecuali di otak. Lambat laun kolesterol yang tidak diobati akan menebal dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan sangat beresiko mengakibatkan pecahnya pembuluh darah yang dapat memicu stroke.

4. Obesitas

Faktor kegemukan turut menyumbangkan angka penderita stroke cukup tinggi selain riwayat keturunan. Setidaknya obesitas akan meningkatkan resiko 3 kali lipat terserang stroke dibandingkan dengan orang nomal.

Hal ini disebabkan karena pada umumnya mereka yang bertubuh gemuk memiliki kadar kolesterol cukup tinggi dan lipatan lemak.

Kolesterol tinggi dan lipatan tersebut akan memicu sumbatan pada pembuluh darah dan menghambar sirkulasi aliran darah ke dan dari jantung dan otak. Akibatnya aliran darah akan mengalami penyumbatan dan akan terjadi stroke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *