Ciri Ciri Diabetes Diusia Muda

11 Ciri Ciri Diabetes Diusia Muda Yang Perlu Diwaspadai

Penyakit diabetes termasuk dalam katagori penyakit degeneratif dan sangat berbahaya.

Artinya, penyakit ini disebabkan karena adanya akumulasi penumpukan kadar gula darah dalam kurun waktu jangka panjang. Sehingga, sebagian besar penderitanya dialami oleh usia 45 tahun ke atas.

Akan tetapi dalam waktu beberapa tahun belakangan ini, penderita diabetes juga dapat dialami pada rentang usia produksi yaitu antara 30 hingga 35 tahun.

Dikatakan sangat berbahaya karena penyakit ini dapat menimbulkan beragam komplikasi serius bagi organ tubuh manusia lainnya seperti kerusakan ginjal, gangguan sistem syaraf dan sirkulasi peredaran darah, pembusukan jaringan dan organ serta dampak buruk lainnya.

Maka dari itu sebelum hal buruk tersebut terjadi, upaya pencegahan dini dengan mengetahui gejala awal dabetes di bawah ini sangatlah penting.

11 Gejala diabetes diusia muda:

1. Sering buang air kecil

Prilaku ini akan meningkat terutama di waktu malam hari. Volume pengeluaran air seni sedikit, tetapi durasi buang air kecil meningkat. Pemicunya adalah karena hormon insulin tidak bekerja secara efektif sehingga akan membuat organ ginjal tidak mampu menyaring glukosa kembali ke dalam darah. Kondisi ini dapat menimbulkan kandung kemih akan menarik cairan lebih cepat dari biasanya.

2. Sering mengalami kesemutan

Penumpukan kadar glukosa dalam pembuluh darah, dapat merusak jaringan disekitarnya termasuk jaringan syaraf. Walaupun kesemutan atau mati rasa bukanlah gejala pasti diabetes karena penyakit lainnya seperti stroke dan darah tinggi juga memiliki gejala yang sama, akan tetapi anda harus waspada jika gejala ini muncul terutama di daerah bagian kaki dan kedua telapak tangan.

3. Fungsi penglihatan terganggu

Tingginya glukosa dalam darah dapat menimbulkan cairan di pembuluh darah menuju mata akan dibatasi, akibatnya lensa mata akan mengalami perubahan bentuk. Gangguan penglihatan berupa mata kabur dan sensitivitas terhadap cahaya. Penderita diabetes juga sangat rentan terkena penyakit katarak dikarenakan pembentukan protein di dalam lensa mata.

4. Perubahan warna kulit

Khususnya penderita diabetes tipe 2 yaitu organ pankreas mampu memproduksi hormon insulin dalam jumlah normal, akan tetapi sel – sel di dalam tubuh tidak mampu mempergunakannya sebagai mediator penggerak untuk merubah glukosa dalam darah. Akibatnya, insulin akan menumpuk di dalam darah.

Kondisi tersebut dapat memicu perubahan pigmen kulit ditandai dengan bercak hitam, tampak agak gelap dan tampak keriput pada kulit. Bahkan, akibat lainnya dapat menimbulkan kulit gatal dan bersisik.

5. Rentan terserang infeksi

Penumpukan glukosa dalam darah dapat menimbulkan gangguan sistem metabolisme tubuh, sehingga menimbulkan efek domiino ke organ tubuh lainnya. Sistem kekebalan tubuh pun akan terganggu, sehingga penderita diabetes sangat rentan terserang penyakit infeksi.

Seperti, pembengkakan gusi, sariawan, penyakit jamur di daerah organ reproduksi dan kaki, infeksi kandung kemih dan keputihan merupakan salah satu gejala diabetes pada wanita.

6. Mudah lelah

Salah satu gejala diabetes pada anak muda yang seringkali ditemukan adalah merasakan lelah walaupun tidak melakukan aktivitas berat. Penyebabnya adalah sel – sel di otot tubuh tidak mendapatkan pasokan glukosa. Akibatnya, tubuh akan selalu kekurangan energi.

7. Lambatnya proses penyembuhan luka

Ciri ciri diabetes selanjutnya adalah ketika penderita mengalami luka pada bagian tubuh manapun, maka proses penyembuhan luka tersebut sangat lambat dari biasanya. Kondisi ini disebabkan terganggunya fungsi sel darah putih tubuh untuk mempercepat proses penyembuhan karena adanya kerusakan jaringan syaraf dan pembuluh darah disekitar luka.

8. Sering merasakan haus

Akibat dari durasi buang air kecil meningkat, maka secara otomatis tubuh akan berusaha untuk menyemimbangkan dengan cara menggangi cairan yang telah dikaluarkan. Sehingga, penderita diabates sering merasakan haus disertai tenggorokan kering.

9. Penurunan berat badan

Hilangan berat badan dalam jangka waktu hitungan 3 hingga 6 bulan dapat dirassakan secara signifikan merupakan tanda tanda diabetes. Hal ini disebabkan karena sel sel tubuh kekurangan sumber energi, sehingga tubuh akan mengambil cadangan energi di sel – sel otot dan jaringan lemak.

Akan tetapi, penurunan berat badan bukanlah indikator secara pasti seseorang menderita diabetes. Karena beberapa jenis penyakit lainnya seperti gangguan sistem pencernaan, kanker, gizi buruk dan lainnya juga memiliki gejala serupa.

Maka dari itu perlu dilakukan pemeriksaan khusus seperti cek kadar gula darah.

10. Disfungsi sexsuual

Gejala diabetes yang satu ini hanya dialami oleh pria. Tingginya glukosa dalam darah dapat menganggu aliran darah ke tuan P. Tanda – tandanya, di pagi hari Tuan P tidak mampu berdiri dan tekanan aliran air seni ketika buang air kecil melemah adalah gejala pasti pria terserang diabetes.

11. Munculnya luka lesi

Tanda tanda diabetes parah yaitu ketika munculnya luka lesi pada bagian tubuh tertentu, pada umumnya akan ditemukan di bagian telapak atau di sela – sela jemari kaki. Kerusakan jaringan syaraf dan terhambatnya sirkulasi peredaran kembali ke jantung merupakan faktor pemicunya.

Namun, sebelum munculnya luka lesi akan ditandai dengan rasa gatal pada kulit, kulit bersisik dan mengelupas. Kebanyakan orang menganggap, gejala ini hanya penyakit kulit seperti kutu air ataupun mata ikan.

Untuk mengenali penyakit ini secara detail apakah kita benar-benar positif terkena diabetes, perlu dilakukan pengecekan darah di laboratorium atau secara sederhana dengan melakukan pengecekan darah menggunakan easy touch dengan strip gula darah. Jika positif dan menunjukan gejala-gejala seperti yang disebutkan diatas, bersegeralah konsultasikan kedokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *